Thursday, 21 March 2013

2Nd Victory


TREND POSITIF BERLANJUT

Green untuk kedua kalinya berhasil mempercundangi Red dengan skor tipis 4-3. Hal tersebut membuat persaingan untuk memuncaki klasemen semakin ganas. Green hanya terpaut 3 point atau butuh satu kali kemenangan lagi untuk menyamai point Red. Pertandingan berlangsung menarik, Red babak belur dengan ketinggalan 4 gol cepat yang dilesakan pemain Green, sampai akhirnya berhasil bangkit sehingga kalah tipis 4-3

KEHILANGAN SENTUHAN PLAY MAKER
Red kehilangan pola permainannya setelah playmaker andalannya Ncesc Fabregas tidak bisa tampil karena harus membela negara dalam lanjutan Innova cup 2013, praktis hanya Sandi Kempo yang mengambil alih tugas Nces yang harus berperan ganda sebagai gelandang serang dan bertahan

TIKI TAKA ALA THE GREEN
Young Green menampilkan format baru dalam pertandingan ini, absennya sang kapten yang biasa bermain long ball, membuat pemain yang tampil bermain tiki taka ala Barcelona. Tridente aceng, Medi dan Dadi berhasil mengobrak abrik pertahanan Red. Alhasil strategi tersebut sukses membungkam Red



Coaching Clinic

Kali ini kita akan menyajikan informasi mengenai tiki - taka yang digunakan the Green dalam pertandingan kali ini. Tanpa diperkuat kaptennya Aressandro, the Green mengubah taktik permainan. The Green coba menggunakan tiki taka yang dipopulerkan oleh Barcelona dan meninggalkan tactic Direct Ball. Kombinasi tridente Dadi - Meidi - Aceng mampu membuat The Red kewalahan. Dalam posisi menyerang, aliran bola diatur oleh Dadi, kemudian Meidi yang bertugas sebagai winger bertugas memberi supplai bola dari sayap dan Aceng yang bertugas sebagai finisher membuat goal tercipta. Dalam posisi bertahan, Dadi langsung berperan sebagai gelandangan perebut bola sedangkan Meidi dan Aceng tetap pada posisinya. Bila diperlukan maka Meidi dan Aceng turun ke garis pertahanan.

Tuesday, 19 March 2013

THE REBIRTH OF THE GREEN


KEBANGKITAN THE GREEN

Bertanding penuh motivasi, akhirnya The Green menyudahi masa-masa suram dalam tiga pertandingan terakhir. Pertandingan berlangsung ketat, susul menyusul angka terjadi. Tapi apa  mau dikata, the red tidak mampu meneruskan tren positifnya dalam tiga pertandingan sebelumnya. Skor tipis 8-7 untuk the Green. Bravo Green

HILANGNYA SENTUHAN SANG KIPER
Kepiawaian Agus Egi dalam menjaga gawangnya, tidak terbukti pada pertandingan pekan ke 8 BFA Super League. The Red kemasukan 8 gol pada pertandingan itu. Berbeda dengan pekan sebelumnya sang kiper tampil gemilang tanpa kebobolan satu gol pun saat menjadi supersub kiper utama. Hal ini menimbulkan kecurigaan bagi pihak BFA League dan pihak BFA League kini sedang melakukan investigasi khusus terhadap Agus Egi dan Hafiz "Banoz" apakah terdapat konspirasi sehingga The Green dapat memenangkan pertandingan kali ini, mengingat dalam 3 pertandingan sebelumnya The Green selalu kalah.

NEW COMER
Setelah banyak ditinggal pemainnya dengan berbagai macam masalah internal yang menimpa kubu The Green mulai dari absen latihan sampai mosi ketidakpercayaan dan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan sang kapten Areesandro. Pekan ke 8 The Green kedatangan pemain hebat berbakat berasal dari SYSA (Sekayu Youth Soccer Accademy). Tampil langsung nyetel dan tanpa perlu dilakukan seleksi oleh sang kapten, sang Rising Star "Kuyung Aceng Fikri" berhasil mencetak dua gol pada pertandingan itu. kita lihat saja pada pertandingan berikutnya.


Ahmad Fikri, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Aceng Fikri. Sekilas ia tampak seperti mantan bupati garut yang terlibat skandal WAG'S, namun sosok yang kali ini kita tampilkan sangat berbeda. DIanugerahi dengan fisik yang menunjang sebagai seorang Targetman dan kemampuan skill yang diatas rata2 air, lulusan SYSA ini mencoba mengadu nasib di BFA League dan bergabung dengan The Green Team. Kemilau BFA League mampu menarik hati Aceng Fikri dan bahkan tawaran dari klub Liga Spanyol dan Premier League ditampiknya. Pada pekan pertama ia bahkan mampu mencetak 2 gol yang mengantarkan kemenangan bagi The Green Team. Keberadaan sebagai targetman juga merupakan ancaman dan dapat menimbulkan rivalitas bagi targetman The Green lainnya yaitu Hafiz "Banoz"