Thursday, 18 April 2013

CLASH OF THE CAPTAIN

PARTAI SARAT EMOSI


Pertandingan match day ke 13  berlangsung ketat, tidak ada gol tercipta hingga menit ke 30, adalah Dadi yang memecah kebuntuan Green melalui tendangan kerasnya dan membuat Green unggul 1 - 0. Tak lama berselang petaka Red terus berlangsung, umpan dari Kapten AGT mampu diteruskan melalui sundulan kepala Aceng Fikri. Tak lama kemudian The Red mampu mampu memperkecil ketinggalan melalui gol yang diciptakan oleh Sapta. Tak sampai 5 menit, Green mampu menceploskan gol ke 3 melalui Hafiz di menit ke 45. Tensi panas pun mulai berlangsung, pertandingan terpaksa terhenti menjelang akhir pertandingan karena terjadi insiden antara dua kapten. Hal ini membuat suasana stadion menjadi sedikit kacau, hampir terjadi baku hantam antara kedua pemain dan suporterpun merangsek ke dalam lapangan. Pertandingan terpaksa dihentikan dan  Green akhirnya mencatat kemenangan mereka dengan skor 3-1

COMEBACK SI KAKI GELAM


Setelah absen selama beberapa pekan akibat pemulihan cidera yang didapat melalui pengobatan tradisional Mak Urut, si Kaki Gelam Nurhadi kembali tampil pada match day ke 13. Tapi sayang, tak lama kemudian dia harus kembali ditandu keluar lapangan karena berbenturan dengan striker haus gol Green Hafiz. Cidera itu akhirnya menutup pertandingan pada sore itu.

RED CAPTAIN
Piawai di mistar gawang, cekatan di lini depan. Itulah skill yang ditampilkan Sapta Villa untuk The Red hingga pekan ke 13. Tapi sayang, disamping memiliki kelebihan teknik dia juga memiliki kelemahan yaitu mudah terprovokasi terhadap gangguan lawan. Terbukti pada pekan ke 13, dia tersulut emosi akibat ulah kapten Green AGT Del Perio yang sangat tidak profesional dan tidak menjunjung Fair Play.





FIFA LAW OF THE GAME

Kali ini redaksi akan menyajikan Law Of The Game dari FIFA terkait insiden yang terjadi antara The RED and The GREEN

ATURAN V – WASIT
Kewenangan wasit
Setiap pertandingan sepakbola dipimpin oleh seorang wasit yang memiliki wewenang mutlak dalam menegakkan Peraturan Permainan pada pertandingan dimana dia ditugaskan.

Kekuasaan dan tugas Wasit tersebut:

  • Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah/cidera serius dan memastikan bahwa ia dikeluarkan dari lapangan permainan. Pemain cedera hanya dapat kembali ke lapangan permainan setelah permainan telah dimulai kembali.
  • Meneruskan permainan untuk tetap berlanjut sampai bola keluar dari permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya mengalami cidera ringan
  • Memastikan bahwa setiap pemain yang mengalami pendarahan karena cidera dikeluarkan dari lapangan permainan. Pemain hanya dapat kembali pada menerima isyarat dari wasit, yang harus telah memastikan bahwa pendarahan telah berhenti
  • Mengambil tindakan disipliner terhadap pemain bersalah karena pelanggaran peringatan (kartu kuning) dan pengusiran (kartu merah). Dia tidak berkewajiban untuk mengambil tindakan ini segera tetapi harus melakukannya ketika bola berikutnya keluar dari permainan.
  • Mengambil tindakan terhadap para offisial tim yang berperilaku tidak sportif dan dengan kebijakannya, wasit dapat mengusir mereka dari lapangan permainan dan segera keluar dari lingkungan permainan

1 comment:

  1. Justru pemain red lah yg tidak menjunjung tinggi fair play, karena teman satu tim cedera tapi mereka tetap melanjutkan pertandingan, AGT hanya meneruskan permainan saja, justru sangat menjunjung tinggi sportifitas. Red tim meninggalkan pertandingan bukan karena ada yg cedera, tapi karena kalah dan merasa tidak dapat mengejar ketinggalan.

    ReplyDelete